![]() |
GP Ansor Banten Gencar Serukan Bahaya Narkoba |
Sekretaris GP Ansor Banten, Khoirun Huda mengatakan, obat-obatan merupakan ancaman utama untuk menghancurkan bangsa, terutama genera muda. Karena itu, peran setiap elemen masyarakat, pemerintah dan pemerintah untuk membendung bahaya obat sangat dibutuhkan.
"Peran aparat keamanan saja yang saya kira tidak cukup, perlu komitmen pemerintah dan juga masyarakat sangat penting untuk menghambat laju peredaran narkoba yang melanda generasi muda," kata Huda saat dihubungi tangerangonline. .id, Minggu (20/10/2018).
Dalam membendung bahaya narkoba, ia juga mengatakan, melalui Badan Ansor Anti Narkotika (Bannar) telah bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Banten dengan menyiapkan pesantren khusus di 11 penjara di Provinsi Banten.
"Dan ini adalah bentuk komitmen GP Ansor dalam rangka melakukan terapi kepada narapidana dan narapidana dengan pendekatan agama dan spiritualitas dan saat ini secara rutin Ansor mengadakan pembacaan dan istighosah di penjara di Banten," katanya.
Dini GP Ansor secara rutin akan mengirim kyai-kyai muda untuk berkhotbah dan menjadi ustad di pesantren ini.
"Dia berharap dengan terapi dan pendekatan religius dan peningkatan spiritual, diharapkan narapidana narkoba bisa terbangun dan bisa kembali ke masyarakat dengan baik," pungkasnya. (sam)
Dalam membendung bahaya narkoba, ia juga mengatakan, melalui Badan Ansor Anti Narkotika (Bannar) telah bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Banten dengan menyiapkan pesantren khusus di 11 penjara di Provinsi Banten.
"Dan ini adalah bentuk komitmen GP Ansor dalam rangka melakukan terapi kepada narapidana dan narapidana dengan pendekatan agama dan spiritualitas dan saat ini secara rutin Ansor mengadakan pembacaan dan istighosah di penjara di Banten," katanya.
Dini GP Ansor secara rutin akan mengirim kyai-kyai muda untuk berkhotbah dan menjadi ustad di pesantren ini.
"Dia berharap dengan terapi dan pendekatan religius dan peningkatan spiritual, diharapkan narapidana narkoba bisa terbangun dan bisa kembali ke masyarakat dengan baik," pungkasnya. (sam)